TNI  
banner 120x600
banner 468x60
Bagikan Info

Jakarta, Lintashukrimindonesia.com – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memastikan jajaran Pusat Polisi Militer (Puspom) menindak lima prajurit TNI Angkatan Laut yang mengeroyok guru di Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.

Agus mengatakan, Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana Muhammad Ali sebagai pembina kekuatan telah membuat langkah ke dalam dan luar.

banner 325x300

“Ya ke dalamnya nanti akan diproses, kemudian ke luarnya sudah minta maaf ke keluarganya,” ujar Agus dalam keterangan kepada awak media setelah rapat bersama Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (26/1).

 

Panglima TNI memastikan kelima prajurit TNI AL tersebut ditindak tegas.

“Pokoknya kalau berbuat yang tidak sesuai, akan kami tindak tegas ya. Masih banyak prajurit yang baik,” kata Agus.

Baca Juga  Insiden TNI Gugur di Lebanon, SBY Pesankan Prajurit Tetap Waspada

Agus mengatakan, langkah hukum sedang ditempuh jajaran penegak hukum TNI, dalam hal ini Puspom TNI dan Puspom TNI AL.

“Ya nanti kita lihat, kan tidak langsung dipecat lah. Kita lihat kesalahannya apa,” tutur Panglima TNI.

 

tindakan pengeroyokan terjadi di kawasan Pelabuhan Melonguane, Kamis (22/1) sekitar pukul 23.30 Wita. Korban disebut berprofesi sebagai guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Mulanya, korban menegur lima prajurit TNI AL yang sedang berkaraoke sekitar pukul 23.30 Wita, tetapi teguran tersebut tidak diindahkan.

Akibat kejadian tersebut, situasi di area pelabuhan sempat tidak kondusif dan memicu reaksi masyarakat setempat. Situasi kondusif setelah TNI AL menahan lima prajurit Pangkalan TNI AL (Lanal) Melonguane yang terlibat.

Baca Juga  Dukung Akses dan Kesejahteraan Rakyat, TNI AD Luncurkan Program Jembatan dan Gentengisasi

(Red)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *